dearest-bibegg :*

Lagi, temen minta dibuetin kalimat pisah oleh maut. Hmm.. Rada bingung sih buetin nya dimulai dari mana. So, ini yg keluar dari benda kenyal terbungkuskan tempurung kepala. terucap salam dan peluk dariku untukmu yg sudah aman dipelukan Sang Pencipta. Masih jelas diingatanku tika senyum tulus awal perkenalan yang tak ku kira akan bertahan sampai maut yg menjarakkan kita, dan sekarang aku mengantarkanmu ke kediaman barumu. Lagi2 harus ku ucapkan selamat jalan dengan hati bergetar hebat untuk tak menangis. Kamu taukan aku adalah temanmu yang paling mudah meneteskan air mata, ku ingat jelas kamu sering mengejekku "dasar cengeng". Dan aku rindu kata-kata itu keluar dari bibirmu. Hmm.. Padahal baru beberapa jam kita berpisah, rinduku rasanya sudah menebal. kamu tau, susah payah aku tersenyum dan melangkah. Terbata beradu dgn air mata saat bibirku mengucap kata indah yg ku rangkai td malam dgn isakan seandainya temu tak berakhir pisah. Canda tawa dan usilmu mungkin takkan ku dengar lagi. Mungkin aku kehilangan tp inbox massengermu akan ramai dngn pesan "rindu kamu" dariku. best regrads. Wullan

akutanpatausiapapemilikwaktu

bismillah... dipenghujung April duaribuempatbelas. bertempat di kota kelahiran dengan cuaca yang mendung mellow. terdiam seorang anak manusia keturunan hawa yang mana hati dan otaknya sedang tak sinkron. kenapa ku sebut demikian? karna dia sedang memikirkan esok apa kah akan begini lagi, dengan kegiatan yang menjenuhkan. dan dia bukanlah manusia tak bersyukur. mungkin bisa dibilang sedang tak puas akan keadaan sekarang namun tak tau apa yang dicarinya. sudah cukup lama dia terpekur mengingat waktu yang telah lalu, ntah itu kenangan bersama dia, atau bersama teman-temannya, semoga dia tak berpikir tentang sang mantan. ahh! hebat sekali kau imbuhkan "sang" diawal kata mantan itu. mungkin harus kau betulkan lagi kata-kata itu. oke, kapan waktu akan ku perbaiki. dikehidupan selanjutnya. sekarang aku tak ingin bercerita dengan masa lalu manis-pahit itu. aku sekarang ingin berkisah tentang hari dan waktu yang tak pernah bisan memnjenuhkan manusia dengan detik jam yang berlalu. hidupku singkat namun cukup berwarna dengan segala hal yang telah terjadi didalamnya. mungkin kalian juga begitu. waktu yang tak bisa ku beli, ku tarik kembali, yang hanya bisa kuingat bila waktu tlah berlalu tanpa kau minta dia sudah berada dimasa yang tak terduga. tulisan ini hanya sebuah pemikiran acak penulis dan tentu saja kalian akan mengetahui betapa membingungkannya pemikiran dia. sekian.

kediaman baru teman lama

Teruntuk kamu. Gerimis pagi ini mengiringi bulir-bulir piluku kala langkah kaki mulai memasuki pekarangan 'kediaman baru'mu. Sekilas melihat wajah-wajah yg turut mengantarmu menuju tempat dimana kami juga akan berada disana kelak. Aku berdiri tegak menatap langit, menguatkan diri untuk mengucapkan kalimat perpisahan yang hati dan otakku bersitegang tak ingin. Kamu yang tersenyum dalam tidur panjang. aku ingin berterima kasih kepada Tuhan untuk kado kehidupan kepada kita. Menggariskan saling mengenal dan mengerti satu sama lain. Kita belajar menghadapi hidup dan saling menguatkan. Kita tak selamanya 1 jalan, 1 ide pikiran, 1 iya untuk sebuah pendapat, 1 maaf untuk sebuah penyesalan bila diakhir bahasaan kita selisih paham. Rangkaian kata ini tak ingin kubaca sejujurnya. kau harus tau kertas ini lecek dan lembab karna pena dan air mataku beradu mengemasi kalimat perpisahan untukmu. Naif memang, aku menganggapmu masih bisa ku kirimi pesan, bahkan aku mungkin akan tetap menunggumu mudik lebaran kelak.

berdamamai dengan hati

Bismillah... Mendung menggelayut manja disepanjang hari minggu nan damai. Terselip beberapa kisah yang ingin ku bagi dalam sebuah catatan mini untuk kelak bila ku tua, bisa membaca dan mengingat hari ini. Mengapa judul postingan kali ini bertuliskan"berdamai dengan hati"?. Mencoba merapihkan mozaik-mozaik indah dari masa lalu itu adalah ahli ku dengan seketika aku akan berhenti ditempat mengingat hal-hal yang kadang buatku berkata "betapa konyolnya aku". Cerita hati namun jauh untuk galau. Cuma luapan hati yang terpuaskan hanya dengan menyalurkan kata-kata. Heyy kamu 2 tahun yang lalu? Kulihat dirimu sudah rapi dengga perlengkapan perangmu takut-takut tembok pertahanan yang dibangun dengan air mata, kebohongan aku sudah move on, senyum palsu akan hancur seketika bila ada seseorang yang tak harusnya singgah dan berdiam cukup lama. RAPUH! Yaa itu aku dulu, mencoba berdamai dengan rasa yang kutakuti selama ini hanya akan buatku terus menjadi manusia masa lalu. Dan lihat disana, ada seseorang yang menantimu untuk kesiapan hatimu. regrads.pramesti

newbie

Bissmillah.... 2013 mau abis aje harinye dan saya gak posting apapun ditaun ini padahal banyak banget kisah terukir di dihari-hari penuh berkah kemarin. Akhirnye saya wisuda juga, nemu sosok wullan yg baru untuk dunia baru yaitu dunia kerja hhee #songongCeritanye, galau2an rasa yang udah lewat. dan bahasan saya kali ini gak bahas galau2an, untuk kali ini saya mau bersihin blog yg debuan ini, maaf ya udah lama gak berkunjung. Eh tapi biar saya gak posting tapi sayu selalu buka dari google search ini meandglasses jadi gak dilupa-lupain deh. Teteup aje nyari pembenaran. Ide nulis saya tuh banyak saking banyaknya sampe bingung mau nulis apaan tsaaahh.... Lah iya backsong saya nulis ini "kau bertanya padaku kapan aku kan kembali lagi, katamu kau tak kuasa menahan gejolak rasa.....semua kata rindumu smakin membuatku tak berdaya. "

kekasih di masa depan :))

lama gak nyentuh blog ini jadi rindu juga. udah setahun aja saya anggurin #pukpuk untuk saya dan blog sepi ini. well sebenernya saya pengen nulis aktivitas beberapa bulan terakhir ini namun sebelum saya membagi cerita, saya pengen re-post kata-kata yang terangkum dalam kalimat dan menghasilkan makna indah bagi setiap orang yang membaca. Kekasih di Masa Depan kepada senyawaku..... hai sayang, saat kau membaca surat ini. Ya, tentu saja aku sudah bersamamu. membuatkanmu kopi tiap pagi, menyiapkan sarapan dan merapikan bajumu dan segala tindakan menyenangkan lain. tahukah kamu, saat ini apa yang aku rasakan? yaa... saat ini aku memang sedang berada di sebuah jalan bernama penantian. menanti kita berjumpa di sebuah persimpangan dan lalu menempuh jalan yang sama hingga merenta dan menutup usia. aku di saat ini belum tahu seperti apa rupamu, apakah kau manung atau pesek. tapi yang jelas, ketika kau membaca ini, sungguh aku tak peduli. hidungmu, nafas yang keluar dari situ sudah menjadi bagian dari nyawaku. aku di saat ini mungkin belum tau jelas bagaimana suaramu, tapi aku yakin saat kau baca surat ini. suaramu adalah nada terindah yang kuingin selalu bertiup di telingaku. aku di saat ini mungkin belum tahu bagaimana bentuk matamu, tapi aku yakin saat kau baca ini. matamu adalah pancaran sinar, yang menerangkan setiap langkahku. oh, kekasih hati sampai mati. saat aku menulis ini, aku memang masih sendiri, tapi tak mengapa. aku menikmati masa ini, karena akan ada ribuan hari yang akan kujalani dengan tak sendiri nanti. ya. bersamamu tentunya. sedetik ku tunggu, selangkah kau mendatangiku. bersamaan itu, kusiapkan hati agar kau tahu. aku selalu menjaganya hati-hati. untukmu. saat kau membaca ini. kau, satu-satunya yang kutunggu. terima kasih atas segala waktu yang terlewati. aku mencintaimu, dari dulu, kini dan nanti. salam sayang , dariku ini. senyawamu, bertahun-tahun lalu, NB : selesai kau baca ini, ciumlah aku :)) --------- re-post: Sadgenic -------

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

About

"sometime you have to live life one letter at a time...." :p.s.: I love you

Total Tayangan Halaman

Blog Archive

Followers

Mengenai Saya

Foto saya
assalamualaikum.... Ketika aku membuka dan membaca buku, betapa banyak kutemukan ilmu, ternyata ilmu itu bertebaran dimana-mana. Untuk pergi berkeliling dunia aku tak perlu menyiapkan paspor, visa dan surat-surat semacamnya. Aku hanya perlu membuka halaman perhalaman dari buku apa saja. Dalam membaca sebuah buku aku tak ingin melewatkan satu huruf pun, maski itu hanya sebuah nomor halaman