kediaman baru teman lama
Teruntuk kamu. Gerimis pagi ini mengiringi bulir-bulir piluku kala langkah kaki mulai memasuki pekarangan 'kediaman baru'mu. Sekilas melihat wajah-wajah yg turut mengantarmu menuju tempat dimana kami juga akan berada disana kelak. Aku berdiri tegak menatap langit, menguatkan diri untuk mengucapkan kalimat perpisahan yang hati dan otakku bersitegang tak ingin. Kamu yang tersenyum dalam tidur panjang. aku ingin berterima kasih kepada Tuhan untuk kado kehidupan kepada kita. Menggariskan saling mengenal dan mengerti satu sama lain. Kita belajar menghadapi hidup dan saling menguatkan. Kita tak selamanya 1 jalan, 1 ide pikiran, 1 iya untuk sebuah pendapat, 1 maaf untuk sebuah penyesalan bila diakhir bahasaan kita selisih paham. Rangkaian kata ini tak ingin kubaca sejujurnya. kau harus tau kertas ini lecek dan lembab karna pena dan air mataku beradu mengemasi kalimat perpisahan untukmu. Naif memang, aku menganggapmu masih bisa ku kirimi pesan, bahkan aku mungkin akan tetap menunggumu mudik lebaran kelak.
23.46 | | 0 Comments
berdamamai dengan hati
Bismillah... Mendung menggelayut manja disepanjang hari minggu nan damai. Terselip beberapa kisah yang ingin ku bagi dalam sebuah catatan mini untuk kelak bila ku tua, bisa membaca dan mengingat hari ini. Mengapa judul postingan kali ini bertuliskan"berdamai dengan hati"?. Mencoba merapihkan mozaik-mozaik indah dari masa lalu itu adalah ahli ku dengan seketika aku akan berhenti ditempat mengingat hal-hal yang kadang buatku berkata "betapa konyolnya aku". Cerita hati namun jauh untuk galau. Cuma luapan hati yang terpuaskan hanya dengan menyalurkan kata-kata. Heyy kamu 2 tahun yang lalu? Kulihat dirimu sudah rapi dengga perlengkapan perangmu takut-takut tembok pertahanan yang dibangun dengan air mata, kebohongan aku sudah move on, senyum palsu akan hancur seketika bila ada seseorang yang tak harusnya singgah dan berdiam cukup lama. RAPUH! Yaa itu aku dulu, mencoba berdamai dengan rasa yang kutakuti selama ini hanya akan buatku terus menjadi manusia masa lalu. Dan lihat disana, ada seseorang yang menantimu untuk kesiapan hatimu. regrads.pramesti
16.41 | | 0 Comments
Translate
About
Total Tayangan Halaman
Blog Archive
Followers
Mengenai Saya
- pramest.wullan
- assalamualaikum.... Ketika aku membuka dan membaca buku, betapa banyak kutemukan ilmu, ternyata ilmu itu bertebaran dimana-mana. Untuk pergi berkeliling dunia aku tak perlu menyiapkan paspor, visa dan surat-surat semacamnya. Aku hanya perlu membuka halaman perhalaman dari buku apa saja. Dalam membaca sebuah buku aku tak ingin melewatkan satu huruf pun, maski itu hanya sebuah nomor halaman